113 anak yang kehilangan orang tuanya di Sleman akibat Covid-19 mendapatkan beasiswa pendidikan

Sebanyak 113 anak kehilangan orang tuanya akibat Covid-19 di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta.

Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan pendidikan ratusan anak terdampak Covid-19 terjamin.

“Kami ingin memastikan anak-anak ini bisa terus mengenyam pendidikan. Untuk itu kami mengaktifkan dukungan pendidikan dari SD hingga SMA/SMK,” kata Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dalam keterangan tertulis, Selasa (10 Agustus 2021).

Baca Juga: Diperkirakan Ada 5.000 Anak Yatim di Jawa Timur Selama Pandemi Covid-19

Bantuan pendidikan diberikan melalui bakti sosial melalui program Jaring Pengaman Sosial (JPS).

Bantuan pendidikan yang dapat digunakan untuk anak-anak ini maksimal Rp 5 juta per tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran

Untuk bantuan, kata Kustini, pihak keluarga bisa mengajukan ke bakti sosial.

“Selain bantuan pendidikan, anak yatim juga mendapat bantuan sosial dari JPS sebesar Rp 200.000.

Nantinya bantuan ini bisa diatur tergantung kondisi keluarga,” ujarnya.

Baca juga: Pemkot Madiun Bantu Anak-anak Yang Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19, Dari Biaya Sekolah Hingga Bekerja

Kustini mengimbau dinas sosial untuk segera meninjau tanggal anak-anak di Sleman yang menjadi yatim piatu akibat virus corona.

“Pemberian bantuan pendidikan tidak hanya memberikan akses pendidikan kepada anak-anak, tetapi juga menyelamatkan satu generasi di masa depan,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak

, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A2PKB) Sleman, jumlah anak yang menjadi yatim piatu, yatim piatu, dan yatim piatu mencapai 113 anak.

Data Dinas Sosial Sleman menunjukkan jumlah anak yatim, yatim piatu dan anak yatim dari keluarga miskin atau rentan mencapai 27 anak.

 

LIHAT JUGA :

greenlifestyle.or.id
kopertis2.or.id
rsddrsoebandi.id
ktb-mitsubishimotors.co.id
topijelajah.com
mesinmilenial.com