Pendidikan tentang Metamorfosis

Pendidikan tentang Metamorfosis. Dalam pendidikan IPA ilmu Biologi mungkin pernah mendengar bahkan mempelajari istilah metamorfosis sempurna. Jadi metamorfosis merupakan proses tumbuhnya dan berkembangnya hewan. Metamorfosis secara sempurna, artinya proses perkembangan lengkap dan utuh seekor hewan mulai dari telur hingga dewasa dengan berbeda wujud aslinya. Ada banyak yang perlu dijelaskan mengenai metamorfosis, untuk penjelasan selanjutnya bisa simak berikut akan diulas kamu lihat di tulisan avandaalvin  lebih lengkapnya bisa dibaca pada web..

Pengertian Metamorfosis

Dapat disimpulkan bahwa artinya adalah sebuah perubahan bentuk perkembangan postembrionik. Beberapa hewan yang mengalami proses ini yaitu kupu-kupu, katak, kecoa, dan jenis serangga lainnya.

Secara sederhananya, metamorfosis adalah proses biologis pertumbuhan hewan, ditandai dengan banyaknya perubahan mulai dari fisik maupun organ dalam tubuhnya. Hal ini dimulai dari fase kelahiran hingga menetas, perubahan tersebut biasanya meliputi sel-sel dengan diferensiasi secara dinamik dan radikal.

Macam Macam Fase Metamorfosis

Ada macam-macam metamorfosis seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa metamorfosis termasuk perubahan hewan ketika berkembang biak, berbeda dengan wujud aslinya awal yang seperti induknya.

1. Telur

Telur adalah fase pertama yang dialami hewan saat bermetamorfosis. Seperti yang sering Anda lihat, telur dalam fase ini memang memiliki bentuk bulat utuh dan di dalamnya terdapat cairan bakal hewan. Cairan tersebut memiliki pelindung bertekstur keras, yang mana adalah cangkang itu sendiri. Induk hewan akan terus menjaga telur hingga menetas.

2. Larva

Saat telur sudah menetas, maka hewan akan mengalami fase kedua yaitu larva. Pada umumnya memiliki tipe mollusca, atau biasa disebut hewan bertekstur lunak. Selain itu, larva memiliki anatomi tubuh yang belum lengkap dan masih mempunyai struktur sederhana.

Bisa dibilang larva merupakan perwujudan dari hewan yang masih muda, yang kemudian tumbuh melalui metamorfosis. Fase ini biasanya terjadi pada hewan sejenis serangga dan amfibi (hidup di darat dan air), seperti ulat yang akan berubah menjadi kupu-kupu.

3. Pupa atau Kepompong

Fase ketiga yaitu pupa atau kepompong, dimana larva yang tadinya lunak mulai mengalami pengerasan. Disini hewan akan bertransisi untuk mendapatkan fisik yang lebih sempurna. Serangga yang sedang ada pada fase ini, akan mengalami semacam tidur dalam jangka waktu yang cukup lama, hibernasi pada pupa bertujuan untuk membentuk tubuh agar lebih sempurna atau menjadi hewan dewasa.

4. Nimfa

Selanjutnya yaitu fase nimfa, disini hewan akan muliah terlihat perkembangannya. Struktur dan bentuk tubuhnya akan sama seperti hewan dewasa, hanya saja ukurannya lebih kecil.

5. Molting

Molting adalah sebuah fase dimana hewan akan mengalami pergantian kulit atau cangkang. Nimfa yang sudah mengalami molting, akan berubah menjadi makhluk hidup atau hewan dewasa dengan struktur tubuh sempurna. Fase ini tidak hanya dialami oleh hewan, beberapa tumbuhan juga akan mengalaminya.

6. Imago

Fase terakhir adalah imago, dimana makhluk hidup sudah berhasil berkembang menjadi hewan dewasa yang sempurna. Disini imago jantan dan betina akan melakukan perkawinan, yang nantinya akan menghasilkan telur dan kembali mengalami proses metamorfosis dari awal.

Itulah penjelasan mengenai metamorfosa yang sudah pernah dipejari dibangku pendidikan untuk mengingat pelajaran yang lampau ketika dibangku sekolah.